Andreas Sumanto

Berpenampilan trendi khas anak muda jaman now, Andreas tampil layaknya seorang profesional papan atas. Lahir dengan nama Andreas Djumanto, lelaki kelahiran Yogyakarta 10 november 1985 ini memiliki nama lahir Andreas Djumanto. Lahir 30 tahun silam di kota pelajar yang terkenal dengan masakan khasnya gudeg, membuat Andreas tumbuh menjadi pribadi hangat tanpa meninggalkan tata krama budaya Jawa. Lahir bertepatan dengan Hari Pahlawan dan mendapat julukan “Anak Sang Patriot”, membuat Andreas memiliki jiwa nasionalis yang kuat, yang dibuktikan dengan berbagai aktivitas sosial di masyarakat.

Aroma pedesaan yang tenang membuat Andreas tumbuh seperti kebanyakan anak-anak di daerahnya, bermain di tengah suasana desa. Bahkan Andreas sering menyebut dirinya sebagai anak desa. Lahir dari pasangan Supawidiredjo dan Karsumimanggollo dan memiliki kakak bernama Agung Hermawan.

Pendidikan dan Karir

Lulus SMA, Andreas melanjutkan jenjang studinya ke Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Tak puas lulus sebagai Sarjana Hukum di UGM, ia lantas melanjutkan studi Magisternya di Amerika Serikat dalam bidang Law Bussiness. Namun siapa sangka anak desa yang sampai sekarang doyan makan singkong itu kini mendulang kesuksesan lewat unit bisnis yang ia bangun dan kembangkan sendiri.

Bisnis propertijasa dan migas adalah bisnis yang menempatkan Andreas jadi salah satu pengusaha sukses di Indonesia. Seperti yang menjadi prinsipnya, kesuksesan itu tidaklah datang begitu saja, bukan pula seperti membalikkan telapak tangan dengan mudahnya. Namun semua itu diawali dengan kegigihannya dalam studi. Andreas kian hari menjadi laki-laki yang kian matang di dunia bisnis, pengacara, penyanyi, model dan penulis lagu

Hobi Menyanyi dan Menembak

Karir sebagai Lawyer ternyata tidak menghalangi Andreas menyalurkan hobi menyanyi. Siapa sangka seorang Lawyer sekaligus bisnisman ini punya suara khas. Suaranya yang kuat dengan karakter falset semakin membuktikan bahwa kemampuan bernyanyi seorang Andreas bukanlah isapan jempol belaka, melainkan skill bernyanyi dengan karakter yang khas. Andreas mengatakan bahwa ia siap terjun ke dunia musik dan tarik suara, dan siap meramaikan industri musik di tanah air. “Terbang bersama bintang” ciptaan ADJ Produksi Indie Music, “Tak Terganti” ciptaan ADJ (Positive Art & Indogo), “Flashback” ciptaan ADJ (Positive Art & Indogo), “Mendua” ciptaan ADJ (Rajawali Production) adalah karya Andreas yang mengedepankan kualitas karya bersama musisi kaliber nasional. Album terbarunya “Masa Kecil (flashback)”. “ Single ini masih diciptakan oleh pencipta single perdananya yaitu Endru Gitaris “The Mury Band” yang juga satu managemen dengan Andreas. Single ini dproduksi oleh Positif Art Management yang juga sebagai manajemen artis tempat Andreas bernaung. Lagu bergenre pop alternatif ini berkisah tentang kerinduan seseorang pada masa kecilnya yang bebas dan tanpa beban berbagai macam masalah. Latar belakang musik seorang Andreas juga dapat dilihat lewat kemahirannya bermain gitar dan ng-DJ, hingga akhirnya memiliki studio musik dan sekolah Disc Jockey (DJ).

Selain memiliki hobi menyanyi, ia juga memiliki hobi menembak yang memacu adrenalin. Lewat hobi menembak inilah julukan “The Song of GUN” disematkan para sahabat. Andreas akan terus menekuni bidang bisnis dan lawyer, tanpa meninggalkan dunia lewat musik dan DJ. Pria yang sedang menjalin hubungan dengan Pelita Pearce ini akan terus berkontribusi di dunia musik tanah air dengan ciri khas tersendiri.

Buat yang kepo lebih jauh soal Andreas, kalian bisa meluncur ke akun medsosnya ya di : IG dan twitter : @andreasdj01, FB : Andreasjumanto01,  IG manajemen @positifart

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: