kopi2

“Jangan biarkan kekerasan terjadi. Atau kita akan menikmati dalam kehidupan sehari-hari”

KPAI dan KAMI (Koalisi Anak Madani Indonesia) menunjukkan kepeduliannya pada anak dengan mengadakan acara ‘Ramadan Bincang Anak 1437 H’ di Sarinah, Rabu 14 Juni 2016 di Lantai 13. Mengundang Psikolog Umum dan forensik A. Kasandra Putranto dan paduan suara dari Univ.Budi Luhur. Turut hadir pula Bapak Direktur Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak Ditjen Pemasyarakatan, Bpk Djoko Setyono beserta jajarannya.

Jumlah kekerasan pada anak dari tahun ke tahun makin meningkat. Maka daripada itu, Kak Seto Mulyadi sebagai pemerhati anak dan ketua KPAI mengajak segenap pihak, mulai dari orang tua, guru, keluarga dan lingkungan untuk turut menjaga anak-anak dari tindakan kekerasan dan pelecehan seksual. Bentuk kepedulian pada anak inilah yang membuat Mbak Niken mau menggontorkan dana, selaku produser Executive film anak berjudul ‘ Untuk Angeline”ikut berpatartisipasi. Naomi Ivo turut hadir dengan memampilkan salah satu adegan dalam film Untuk Angeline, yang membuat pengunjung ikut menangis.

kopi3

Salah satu cara untuk mengurangi kekerasan pada anak adalah dengan merangkul anak-anak menjadi sahabat. Jangan biarkan anak-anak tumbuh tanpa bimbingan dan lebihbersahabat dengan gadget daripada dengan orangtua. Selalu gunakan bahasa yang baik dan benar, sehingga meminimalisir penggunaan bahasa alay. Demikian kira-kira point yang disampaikan oleh Kak Seto dalam kesempatan tersebut.

Acara ditutup dengan sebuah janji para peserta bahwasanya akan sama-sama memperhatikan dan mencintai anak-anak. Lebih peduli dan sayang agar kekerasan pada anak bisa dikurangi. Agar tidak ada lagi Angeline-Angeline lain yang menderita bahkan kehilangan nyawa.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: