winter2

“Cinta itu dirasa, bukan untuk dimengerti”

Jiwa muda terasa makin membara ketika bicara dengan Pamela Bowie dan Kimberly Rider, pemeran Keiko dan Yuri. Cantik, putih, langsing, ramah dengan tawa lepas khas anak muda. Sungguh, duduk di samping mereka ketika mini conference blogger KOPI di Sarinah, membuat ingatan kembali ke masa muda. Datang bersama rombongan, dengan mengenakan kaos bertuliskanWinter In Tokyo, Pamela dan Kimberly disambut blogger KOPI yang sudah tak sabar menggali kisah dibalik film.

Pamela mendapatkan peran sebagai Keiko berkat tawaran audisi oleh Mbak Berta. Interview berkali-kali hingga akhirnya lolos seleksi dengan tiket syuting di Tokyo pada Januari 2015. Reading naskah digeber tiap hari dibawah bimbingan acting coach Norman. Bagaimana menggabungkan gesture antara isi novel dan script film merupakan tantangan buat Pamela danKimberly. Syuting di Tokyo tepat musim winter, harus mengenal dan bermain dengan artis Jepang, adalah pengalaman tak terlupakan. Bagaimana cara minum dan duduk ala budaya Jepang asli, tidak mengurangi keceriaan dua artis muda ini. Dedikasi dua artis muda ini selama syuting Winter sungguh luar biasa. Bahkan Kimberly sampai sakit loh.

winter4

Film yang diangkat dari novel karya Ilana Tan ini bercerita tentang bagaimana mengartikan cinta, cinta sejati, cinta tanpa keputusan. Keiko digambarkan sebagai gadis yang ceria, imajinatif, nggak neko-neko, hidup dibuat senang. Pekerjaan sebagai petugas perpustakaan membuat Keiko menjadi gadis kutu buku. Namun, cinta memang harus dirasa, bukan harus dimengerti. Kisah perjalanan cinta Keiko, Yuri, Kazuto dan Akira akan menjadi konflik dan bahan renungan kita bersama. Apa itu cinta, apa itu rasa dan bagaimana harus memilih?

winter5

Fajar Bustomi sebagai sutradara yang kebetulan berhalangan hadir, dalam teleconferencenya mengatakan bahwa, tidak semua ekspektasi dalam novel dimasukkan dalam film karena keterbatasan durasi tayang sebuah film. Namun, Fajar menjanjikan bahwa begitu banyak yang diungkapkan tentang rasa dalam film ini. Mulai dari mulai pemilihan pemain sampai detil film pun tim produksi selalu diskusi dengan Ilana Tan selaku penulis. Bahkan pemeran Keiko yang jatuh ke tangan Pamela un atas rekomendasi Ilana. Bagaimana memunculkan rasa cinta inilah yang menjadi titik point Winter In Tokyo.

winter3

Suka dengan budaya Jepang? Ingin melihat sebuah film Indonesia sekaligus wisata Tokyo? Penasaran bagaimana akhir cinta Keiko, apakah sama atau beda dengan novelnya?

Tunggu tanggal mainnya 11 Agustus 2016 ya 😉

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: