naskahnusantara

Speechless. Cuma bisa terdiam dengan mata yang nanar memandang ke arah stand pameran Naskah Nusantara. Deretan stand dengan berbagai benda kerajinan khas Nusantara yang baru saya lihat pertama kali. Deretan wayang kulit dari perajin Yogyakarta, lukisan diatas kaca, kaligrafi dengan bahan kuningan, dan wayang dari rumput.
Saya lepas sepatu dan memberanikan diri mendekati meja dimana para perajin wayang kulit mulai menatah bahan dasar wayang. Terserak lembaran bahan kulit yang siap ditatah. Selama ini hanya tahu tentang wayang dari pagelaran wayang kulit di TVRI waktu masih SD. Pengetahuan saya yang masih nol tentang cara membuat wayang dan pernak-perniknya membuat saya bertanya layaknya wartawan. Ternyata butuh waktu seminggu bagi perajin wayang yang sudah ahli untuk menyelesaikan sebuah wayang. Duh Gusti, telaten sekali. Saya betul –betul kagum dengan ketekunan dan kerajinan perajin wayang.

DSCN0963
Puas melihat wayang kaki bergeser ke perajin wayang Suket. Aduh, ini lagi benar-benar membuat saya geleng kepala. Bagaimana tidak? Itu loh tidak habis pikir bagaimana rumput yang selama ini sering terabaikan bisa dibuat menjadi kerajinan wayang? Mata saya terbelelalak, mulut setengah terbuka melihat tangan perajin yang terampil merangkai batang rumput menjadi sebuah wayang. Dan saya? Gagal mencoba merangkainya setelah 30 menit mencoba. Hadeeuuhh. Tahu berapa harga jual sebuah wayang? Rp 500.000. Ckckckck. Salut saya dengan ide dan ketekunannya. Sebuah harga yang pantas untuk kreasi anak neg

DSCN0943

Wayang Golek menjadi tempat terakhir yang saya kunjungi. Dengan bahasa Sunda ala kadarnya saya berhasil mengorek keterangan dari Pak perajin. Untuk yang ahli hanya dibutuhkan waktu dua hari meneyelesaikan sebuah wayang golek. mulai dari pemilihan bahan, melukis diatas bahan dengan pensil hingga menatahnya dengan pisau khusus. Berapa harga yang ditawarkan? Rp 1.500.000 untuk turis asing dan Rp 850.000 untuk turis lokal. Hmm…murah bagi pecinta seni, bukan?

DSCN0897

Waktunya pulang. Tak puas rasanya hanya datang beberapa jam di acara ini. Mendapat tawaran untuk mengunjungi workshop wayang kulit di Yogyakarta dan wayang Golek di Bogor. Insya Allah satu saat saya akan mengunjunginya. Saya tak punya kemampuan apa-apa, namun hanya lewat tulisan akan saya kabarkan betapa kaya negeriku, negeri yang akan membuat seluruh mata dunia iri dengan kekayaan budayanya. Tak kan pernah saya tukar rasa cinta ini dengan yang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: