Poster-film-Jilbab-Traveler-Love-Sparks-in-Korea

“Terbanglah Rania, pergilah ke Korea. Jangan sampai orang yang mengundangmu kecewa”

FILM SPECIAL

CGV Blizt Grand Indonesia menjadi saksi Presscreening film terbaru Rapi Film yang diangkat dari novel Asma Nadia, yaitu Jilbab Traveller : Love Spark In Korea. Film besutan sutradara Guntur Soeharjanto ini memang film spesial, terutama bagi calon penulis dan penulis. Betapa tidak, film ini mengisahkan tentang hakikat menulis, impian, dan pencarian cinta sejati, namun tetap dibalut nilai-nilai Islam khas novelis Asma Nadia.

Mengapa film ini saya sebut spesial? Karena inilah film tentang seorang penulis yang mengambil tokoh nyata, dengan latar belakang dua negara, Indonesia dan Korea. Inilah film Indonesia yang begitu banyak menggali kekayaan alam Indonesia, dari sisi seorang penulis. Rania, seorang gadis yang gagal kuliah karena sakit, akhirnya memantapkan diri menjadi seorang penulis traveling. Dukungan orang tua dan kedua kakaknya membuat Rania berani melanglang buana. Menjelajahi tujuan wisata dalam dan luar negeri, membuat Raina banyak bersyukur atas hidup. Bunga Citra Lestari sukses memerankan Raina. Ekspresi wajah bahagia, sedih, menangis semua diperankan BCL dengan sangat ekspresif. BCL sendiri mengatakan bahwa dia sangat bangga sekali bisa memerankan Rania dan pengalaman menakjubkan bermain film menggunakan hijab.

Hyun Geun yang diperankan oleh Morgan Oey, Muslim Korea yang sempat belajar di Indonesia, ternyata jatuh hati pada Raina. Morgan yang harus memanjangkan rambutnya selama 8 bulan dan belajar bahasa Korea dengan guru khusus orang Korea. sukses menghayati perannya. Dengan rambut panjangnya, Morgan tampak lebih dewasa dibanding aslinya, loh.

Jilbab Traveller adalah film drama namun terasa segar oleh tingkah kocak Ringgo Agus Rahman sebagai Agung. Tanpa bicara pun Ringgo sudah berhasil membuat orang tertawa dengan ekspresi lucu apa adanya. Sekali lagi saya acungkan jempol untuk penata musik film ini. Sungguh, dari awal sampai akhir dada saya seperti dihentak-hentak perasaan yang sulit diungkapkan. Soundtrack film ini sungguh luar biasa, termasuk lagu aransement Giring. Banyak penonton yang menangis loh ketika menonton film ini.

BERMIMPILAH.

Pernah bermimpi mengelilingi dunia dan mencatat setiap perjalanannya seperti Ibnu Battuta? Seorang pengembara Muslim yang mencatat semua perjalanan dan pengalamannya. Ibnu Battuta pun mencatat sejarah karena berkeliling dunia tiga kali lipat lebih panjang dari Marco Polo. Berkat ayahnya, Rania berhasil menanamkan mimpinya dalam bentuk nyata. Menjadi Jilbab Traveller membuat Rania lebih mudah mengagumi keindahan alam-Nya. Hasil jepretan kamera makin melengkapi tulisannya, membuat Rania menjadi penulis berkarakter.

Satu hal yang saya suka dari film ini adalah, mengajarkan kita untuk berani meraih mimpi. Menjadi penulis traveling adalah salah satu cara menjadi penulis berkarakter. Rania banyak mengajarkan pada penonton bagaimana menulis itu bisa membuat KAYA. Kaya hati, kaya materi, kaya pengalaman, yang akan membuat  kita tumbuh menjadi manusia bijak. Penulis adalah profesi mulia dengan tujuan mulia.

Terkadang, mimpi dan cinta harus terhalang sejenak, sebelum menemukan jalan dan orang yang tepat.

“Setiap langit memilih bintangnya. Hanya kamu bintangku. Aku jatuh cinta padamu. Dan itu fakta.”.

Jawaban Hyeun Geun pada Rania ini sungguh mengajarkan pada kita, bahwa cinta itu tidak bisa dipaksakan. Dia akan mencari jalannya sendiri, pada orang yang dicari. Namun, terkadang cinta tidak bisa diduga jalannya, bukan?

Apakah perjalanan Rania menjadi penulis akan selalu mulus? Apakah Ihnan ( Giring Nidji) berhasil membuat Rania jatuh cinta? Atau justru Hyun Geun yang menjadi akhir pencariannya selama ini? Bagaimana akhir perjalanan Rania si Jilbab Traveller?

Penasaran, kan? Anda harus tonton film ini,kalau nggak, RUGI 😉

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: