“Kearifan lokal Tidore akan mampu mengatasi semua konflik di Jakarta khususnya, dan Indonesia pada umumnya. Datanglah ke Tidore, akan saya bisikkan bagaimana caranya”

Demikian kalimat yang beliau sampaikan, ucapan bijak dari seorang Sultan Tidore, Sultan Husain Sjah. Sultan ke-37 ini memberikan kata sambutan ketika membuka “Launching

Moloko Kie Raha, negeri yang pernah mengukir sejarah Indonesia dalam sejarah peradaban dunia. Kawasan Tidore, Ternate, Bacan dan Jailolo yang merupakan bagian dari Maluku Utara pernah menjadi barometer perdagangan dunia. Yang menarik adalah pariwisata sejujurnya bukan hanya tentang keindahan alam. Pariwisata bicara tentang budaya, manusia dan kearifan lokal. Kearifan lokal masyarakat Tidore sungguh luar biasa. Jam kerja yang sangat fleksibel dan santai, ini berbeda dengan jam kerja orang kota besar. Kebiasaan duduk santai sambil minum kopi, adalah salah satu budaya yang sebenarnya mengandung kerukunan masyarakat. Ada nilai-nilai kebersamaan, keberagaman dan keakraban.

Rumah tradisional Folajiku Sorabi adalah rumah tradisional yang hingga kini masih terus dipertahankan. Arsitektur rumah yang sarat dengan fungsi, baik sebagai rumah tinggal, ruang musyawarah, maupun ruang adat. Kearifan lokal seperti ini harus terus dipertahankan mengingat Indonesia kaya dengan keberagaman suku dan budaya.

 

ALAM NAN RUPAWAN

TIDORE. Sepertinya Tuhan menciptakan alam Tidore untuk menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia terlalu kaya untuk dilupakan. Alam Tidore begitu kaya dengaan pegunungannya, lautnya, danaunya, bahkan hutan beserta isinya.

  1. Pulau Failonga ; adalah pulau kecil dan tidak berpenghuni. Tapi jangan salah, pulau ini begitu indah dengan laut yang jernih dan pasir putihnya.
  2. Pulau Mare ; pulau surganya pecinta snorkling, diving ataupun mancing. Pulai ini terkenal dengan tempat peristirahatan luma-lumba atau biasa disebut Kahlia Masolo.
  3. Pulau Maitara ; karena terkenal dengan buah sukunnya yang manis, pulau ini pernah diabadikan dalam pecahan uang Rp 1.000,-. Jenis ikan yang banyak dan terumbu karang yang terawat baik jelas menjadi surga bagi para pecinta wisata bawah laut.
  4. Wisata Alam Luku Celeng ; wisata mata air yang berada di dataran tinggi Kelurahan Kalaodi ini berada di Kecamatan Tidore Timur
  5. Kalaodi  ; berada di ketinggian 700 meter di atas permukaan laut dengan kondisi geografis yang berkontur.
  6. Teluk Guraping  ; cocok untuk wisata air karena airnya yang tidak bergelombang dan ditumbuhi hutan bakau.
  7. Akesahu  ; sumber air panas yang dalam bahasa daerah disebut Akesahu.
  8. Gurabunga ; berada di ketinggian 1.100 dpl, Gurabunga dihuni oleh 5 warga, yaitu Tosofu  Malamo, Tosofosofu Malawo, Toduho Makene, Toduho dan Folasowohi.
  9. Pantai Rum ; unik karena dikelilingi oleh pohon kelapa dan karakteristik bebatuan yang sangat indah. Sarana lain ada panggung hiburan, ruang bilas dan Gazebo.
  10. Air Terjun Sigela
  11. Wisata Pancing Pulau Woda
  12. Wisata Alam Tayami ; ini adalah taman konservasi flora dan fauna, berbagai jenis tanaman hias, dan penangkaran burung.
  13. Monumen Tugu Pendaratan Spanyol
  14. Benteng Tahula ; peninggalan Portugis yang terbuat dari batu gunung yang direkatkan dengan campuran kapur dan pasir

Jangan pernah lupakan TIDORE, tanah dimana tradisi, ritual dan hukum tua dengan keikhlasan dan kerendahan hati para Sohowi dan Joguru”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: