Kembangan-20150702-02360

Apa makna pendidikan sesungguhnya ?

Acara OPMI ( Obrolan Pembaca Media Indonesia ) adalah acara yang rutin diadakan oleh harian Media Indonesia setiap bulan sebagai tindak lanjut dari rubrik Jendela Buku yang terbit di Media Indonesia setiap hari Minggu. Acara off air yang membedah buku dengan menghadirkan pembicara dari tokoh-tokoh terkait dengan moderator dari Media Indonesia sendiri.

OPMI kali ini membedah buku MANAJEMEN SEKOLAH EFEKTIF dengan pembicara Pak Ahmad Baedowi (Direktur Penerbit Alvabet dan pakar pendidikan), Prof Dr.Komaruddin Hidayat ( Rektor UIN Syarif Hidayatullah), Prof Dr.HAR Tilaar,M.Sc.Ed ( pakar pendidikan) dengan moderator Bpk Usman Kansong ( Deputi Direktur Pemberitaan Media Indonesia). Seperti biasa acara dihadiri oleh 10 peserta inti dan peserta umum yang datang dari kalangan dosen Unika Atmajaya, pengajar dan staf Sekolah Sukma Bangsa di Aceh, mahasiswa dan perwakilan dari kampus /institusi.

Acara OPMI kali ini di adakan di Ruang rapat besar Media indonesia pada Kamis, 2 Juli 2015. Peserta yang membludak sangat menggembirakan panitia karena apresiasi terhadap acara ini sangat besar. Ternyata pendidikan menjadi salah satu topik yang diminati selain politik dan sosial budaya. Bedah buku kali ini membahas buku Manajemen Sekolah efektif karya Ahmad Baedowi selaku Direktur Yayasan Sukma ( Media Grup). Melalui acara ini Yayasan Sukma ingin berbagi inspirasi bahwa pendidikan itu mudah didapatkan, mudah dilaksanakan jika sebuah sistem dibuat dan dijalankan dengan konsisten, mulai dari hulu hingga hilir.

Pendidikan yang bagaimanakah yang baik dan benar itu ? Apakah pendidikan hanya berkutat pada benar dan salah? pada nilai yang tertera di kertas semata ? Apa justru pendidikan dan sekolah kahlah yang harus disalahkan ketika terjadi kekerasan pada siswa ? Melalui buku ini Pak Ahmad Baedowi menuliskan pengalamannya bersama tim mulai dari membangun sistem sampai menjalankan Sekolah Sukma Bangsa di Aceh, sekolah yang diperuntukkan bagi anak-anak korban Tsunami. Begitu banyak pelajaran yang bisa diambil dan ditiru oleh para stake holder sekolah untuk diterapkan. Mulai dari manajemen hingga cara pengajaran pada siswa dan peningkatan kualitas guru. Bukan hanya suksesnya, buku inipun banyak mengupas beberapa contoh kasus metode pengajaran dan proses belajar mengajar disana.

IMG-20150702-02363

Sungguh sebuah pengalaman yang mahal harganya. Sekolah Sukma Bangsa sudah membuktikan selama 10 tahun bahwa kurikulum sekolah tidak untuk ditakuti, tapi untuk dikolaborasi dengan sistem belajar cerdas dan kreatif. Sistem pendidikan yang tidak hanya mengejar nilai, namun mengutamakan kejujuran, akhlak,dan amanah. Bukan hanya untuk siswa tapi juga para pengurus guru hingga Office Boy (OB). Karena itu ketika Pak Baedowi bertemu dan berbicara tentang Sekolah Sukma Bangsa dengan Menteri Pendidikan, Pak Anis Baswedan sangat mengapresiasi. Bahkan beliau melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menfasilitasi untuk mengadakan Workshop Manajemen Sekolah Efektif ke seluruh sekolah Indonesia.

Acara berjalan sangat lancar. Baik pembicara maupun peserta sama-sama aktif andaantusias. bahkan ketika acara sesi tanya jawab dimulai, peserta berebut ingin mengajukan pertanyaan. Karena keterbatasan waktu hanya ada 4 pertanyaan yang bisa dijawab oleh pembicara. Acara selesai tepat pada waktu azan maghrib berkumandang. Ditutup oleh Mbak Yani dari Media Indonesia selaku pembawa acara dan ditutup dengan sesi foto bersama.

Namun, ternyata antusias peserta tidak berhenti sampai disini. Sambil berbuka puasa menikmati makanan yang disediakan, peserta masih berdiskusi terkait tema acara ini dengan pembicara. Semoga dengan acara – acara semacam ini dunia pendidikan Indonesia makin tercerahkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: