Apa yang terjadi ?Kemana perginya para makhluk Tuhan? Kenapa begitu sepi dan sunyi?Tidak ! kenapa kulit ini mulai terbakar, apa karena tersengat amarah matahari ?Wajahpun berubah begitu menakutkan hingga tak sanggup  menatapnya di cermin. Tolongggggg..tak ada yang menjawab. Air mataku perlahan mulai membasahi pipi.

Satu persatu tulang itu mulai terlepas. Jatuh dan suaranya  menggetarkan bumi. Tubuh ini perlahan mulai  hancur, melebur menjadi satu bersama debu jalanan yang tertiup angin. Hilang dalam gelap, hilang dalam kesendirian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: