Apakah makna dari acara keluarga? Apakah yang dilakukan dalam acara keluarga itu selain melepas rindu? Pernahkah Anda takut menghadiri acara keluarga karena akan dibombardir pertanyaan kapan menikah, kok belum punya momongan juga? Atau takut mendapat penghinaan dalam konteks yang lain? Apakah acara itu menjadi acara pembagian informasi cerita miring yang terjadi di dalam keluarga yang berusaha dibahas dan dipecahkan tetapi setelah itu dijadikan gosip terpanas di antara sanak saudara? Apakah acara itu juga merupakan ajang mempertontonkan siapa yang kaya, yang setengah kaya, dan yang biasa-biasa sjaa, atau acara yang melecehkan sesama saudara secara langsung atau tidak langsung?

Acara kumpul keluarga adalah sebuah acara yang selain melepas rindu juga digunakan untuk menguatkan tali persaudaraan dan tak ada yang berniat menjadi musuh dalam selimut untuk menggunting tali itu. Seyogianya tali persaudaraan itu atau tali yang menghubungkan antara orangtua dan anak, mantu dan cucu, atau besan bukan diartikan untuk mengikat agar salah satu atau beberapa individu seperti dipasung, atau diikatkan ke tali gantungan untuk siap ditarik dan dihabisi karena perbedaan keberadaan yang tak bisa diterima.

Bukankah acara kumpul-kumpul itu merupakan acara untuk mengikat sejuta perbedaaan dalam keriaan dan sebuah acara penghormatan terhadap begitu banyak perbedaan? Bukan mengikat individu untuk menjadi sama karena menyandang nama keluarga yang sama dan yang selain kondang tetapi juga dihormati masyarakat.

Bukan mengikat yang lemah oleh yang kuat. Bukan sebuah acara yang penuh gelak tawa, sejuta cium dan peluk, tetapi yang tangannya memegang belati untuk siap dihujamkan kepada korban yang mungkin sudah dipilih sejak agenda kumpul keluarga disebarkan.

Seharusnya pertemuan keluarga menjadi sebuah pertemuan yang dinanti, bukan yang diharapkan berubah menjadi seperti Mahkamah Agung. Berlatih menerima keberadaan seseorang atau berlatih apa pun itu seyogianya mulai dari lingkungan berskala kecil sebelum mengeksekusi cita-cita maha mulia untuk menghormati perbedaan dalam skala yang besar dan rumit.
(Samuel Mulia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: