nayla

“Kami akan berusaha dan berjuang, walau kami tinggal kulit bungkus tulang. Karena perjuangan kami belum selesai nak hingga kalian mampu membuat bangga orangtua”

Sungguh bukan hal yang mudah bagi seorang perempuan, apalagi ibu mendampingi suami, membesarkan anak-anak sekaligus mencari uang. Bagaimanapun kondisinya, seorang perempuan harus mampu berdiri di atas semua masalah dan mencari jalan keluarnya. Demikian kira-kira intisari dari film dokumenter ” Dua Kodi Kartika”, produksi Inspira Pictures dan KEKE Busana Muslim. Bertempat di XXI Epicentrum Walk, KEKE Busana Muslim meluncurkan filmography sosok, pemikiran, dan bagaimana ibu Kartika sebagai pemilik KEKE menjalankan bisnisnya.

Ada hal yang menarik ketika mendapat undangan gala premiere film ini. Pertama, baru kali ini sebuah brand busana muslim dalam negeri berani mengambil terobosan spektakuler dengan membuat sebuah film dokumenter. Bukan hal yang mudah ketika sebuah brand yang memfokuskan diri pada produksi busana, di saat bersamaan harus membuat sebuah film yang notebene bukan bidang mereka. Namun, CEO KEKE, Rendy Saputra mampu mewujudkan tantangan dari Ibu Kartika. Berawal dari sebuah tantangan untuk membuat buku, Rendy berhasil melebihi tantangan itu dengan sebuah film. Kedua, dengan teknologi dan jaman yang semakin maju, perempuan ternyata mampu menjalankan bisnis dan memberi manfaat bagi orang lain.

keke

Sosok ibu Kartika sangat menginspirasi perempuan. Tahun 2008 saat terjadi krisis moneter, suami dalam kondisi tidak bekerja, ibu Kartika turun tangan dengan menjual pakaian sebanyak dua kodi pakaian. Menawarkan dari satu pintu, Bu Kartika gigih tak kenal lelah hingga akhirnya tahun 2016 ini beliau genap menjalankan usaha baju muslim selama 16 tahun dan 10 tahun dengan merk KEKE.

Film dokumenter ‘Dua Kodi Kartika’ ini adalah hasil perjalanan beliau menjalankan usaha KEKE. Berbekal ilmu bisnis seadanya, pertemuan dengan ibu Rus di kereta, makin memantapkan niat bu Kartika. Akhirnya, demi kemajuan KEKE, Ibu Kartika merekut Rendy Saputra untuk menjadi CEO. Dibawah tangan dingin dan feeling bisnis yang baik, Rendy berhasil membawa KEKE melesat dan menjadi salah satu brand terkenal. Saya berdecak kagum ketika dalam film ditampilkan bagaimana ibu Kartika mengendalikan bisnisnya. Dengan layar komputer di rumah, ibu mengawasi semua arus kerja di pabrik dengan CCTV. Mengawasi ketika kain dipotong dan kepala produksi menunjukkan melalui layar apakah potongan sudah sesuai atau belum. Mengirimkan dan menerima file pekerjaan melalui aplikasi di handphone, diskusi dengan Mas Rendy dan karyawan lain. Sungguh, betul-betul perempuan cerdas yang sangat menginspirasi. Ibu tahu betul bagaimana membesarkan bisnis dan mengendalikannya, dengan teknologi dan meski dari rumah. Demi rasa cinta dan keinginan untuk menyekolahkan anak ke luar negeri, adalah salah satu alasan ibu begitu gigihnya menjalankan bisnis KEKE.

keke2

KEKE atau Keukeuh dalam bahasa Sunda yang artinya ngotot namun dalam arti positif. Sosok ibu Kartika sangat sesuai dengan filosofi KEKE, tetap tangguh apapun halangan yang akan dihadapi. Film Dua Kodi Kartika sangat inspiratif bagi perempuan, terutama yang akan atau sedang menjalankan bisnis. Satu acungan jempol untuk sutradara film, yaitu Ipunk Purwono, dia berhasil mengambil gambar pemandangan alam dan kota dari atas. Sangat cantik dan hampir sempurna. Soundtrack film juga mendukung dengan alunan piano. Namun satu yang mengganjal, alur film terlalu lama, perpindahan dari satu adegan ke adegan yang lain terlalu lama, dan ada beberapa adegan yang kurang perlu terasa dipaksakan masuk. Oh ya, pengambilan gambar proses produksi dan detilnya juga sangat kurang. Terasa kurang feel bisnisnya mengingat ini adalah film dokumenter bisnis. Semoga ke depannya sutradara dan Inspira Pictures lebih detil ya agar penonton lebih mendapat gambaran behind the scene bisnisnya.

nayla2

Salut untuk Ibu Kartika yang sudah menginspirasi, terima kasih untuk KEKE yang sudah menghadirkan alternatif busana Muslim yang sangat cantik dan elegan. Teruslah menginspirasi dan menghadirkan pilihan busana syar’i agar kaum Muslim Indonesia semakin paham apa dan bagaimana busana Islam itu seharusnya.

Salam #SejutaSemangat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: