talak 3

Gila, ini film kenapa bisa membuat awak media tertawa lepas di gedung bioskop ya? Asli, yang belum nonton film ini harus bikin jadwal khusus nonton. Ajak teman, keluarga atau anggota komunitas deh. Pokoknya harus nonton rame-rame, jangan sendirian. Ajak semua orang tertawa biar sehat kantong dan jiwa..hehehe

Coba bayangin, gimana penonton nggak ketawa ngakak lihat tingkah polah Bagas ( Vino G.Bastian) dan Risa ( Laudya Cynthia Bella) yang sudah resmi bercerai tiba-tiba harus rujuk kembali demi sebuah proyek wedding expo? Bisa dibayangin dong gimana mereka yang selalu bertengkar, tiba-tiba harus jaim dan mesra di hadapan semua orang, bahkan di kantor KUA ! Menyusun strategi agar mereka bisa menikah lagi demi sebuah proyek. Sebenarnya gampang ish tinggal ke KUA, nikah lagi, beres deh. Nah, masalahnya justru jadi rumit karena Bagas sudah menjatuhkan talak 3 buat Risa. Talak yang nggak main-main karena harus ada Muhlil jika mereka mau rujuk. Nah, disinilah mulai terjadi kelucuan-kelucuan yang asli bikin perut mules. Ada lagi sosok Basuki, petugas KUA yang bersih dan anti korupsi. Yang serius jadi ketawa, yang suko humor makin ngakak.

Hanung Bramantyo benar-benar tahu deh kalau penonton Indonesia sekarang perlu film yang nggak bikin dahi berkerut. Deretan pemain terkenal peraih piala Citra aja udah jaminan ini film bakal laris. Eh uniknya lagi, Bella, Vino dan Reza itu jenis pemain yang serius. Bisa dibayangin dong gimana pemain yang biasa serius tiba-tiba main film komedi? Nah, loh !

Satu hal yang patut digarisbawahi, film ini humor satir yang mengangkat fenomena orang-orang yang menggampangkan urusan dan memelintirkan aturan demi kepentingan diri sendiri, bahkan untuk urusan agama sekalipun. Tapi lagi-lagi kolaborasi Hanung dan Ismet Basbeth bikin film ini makin asyikk. Humor nggak garing, tema yang diangkat ringan tapi ribet kalau sudah dilanggar, pemain al out dalam berakting dan asyiknya lagi soundtrack film itu perpaduan dangdut dan pop. Hebat, kan?

Jadi, gimana perjalanan Risa dan Bagas ke KUA? Apa mereka bisa rujuk lewat jalan pintas yang melanggar aturan? Gimana dengan nasib Bimo yang harus selalu mengalah buat Bagas dan Risa? Siapa yang akhirnya maju ke pelaminan? Happy ending atau sad ending ya?

Udah deh, nggak usah panjang-panjang bacanya. Pokoknya jadwalin kapan mau nonton, ajak rombongan biar ketawanya makin rame, dan renungkan intisari dan pesan mendalam film ini. Jangan nonton Talak 3 deh kalau nggak mau siap-siap tertawa lepas..hehehe. Sesuatu yang serius tak harus disampaikan dengan serius, bukan?

Salam  KOPI 😉

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: