Judul                     : SALMA  (Novel tentang Cinta Terlarang, Kehormatan, dan Pengasingan)
Penulis                  : Fadia Faqir
Kategori serial       : AlvabetSastra
Penerjemah           : Arfan Achyar
Editor                    : Aisyah
Ukuran                  : 12,5 x 20 cm
Tebal                     : 320 halaman
ISBN                     : 978-979-3064-52-9
Harga                    : Rp. 39.900,-

 ***

Image 

“Pembaca akan tersentak oleh kehidupan Salma yang terus bergerak menuju klimaks. Sangat dianjurkan untuk dijadikan koleksi sastra.”—Andrea Kempf, Library Journal

“Tulisan yang sangat indah, penuh humor dan wawasan sosial…”—Leila Aboulela, penulis The Minaret

“Kemampuan menulis yang mengendap dalam diri Fadia Faqir terpancar jelas dalam keseluruhan isi novel ini.”—Sally Bland, The Jordan Times

“Faqir menguraikan isu-isu tentang kesadaran ganda di era post-kolonial. Buku ini adalah karya investigasi atas pengalaman lintas-kultural dari seorang Levant.”—Yousef M.I. Awad, www.amazon.co.uk

 “Salma adalah tokoh yang tak terlupakan, hangat dan penuh kasih sayang… Setelah tuntas membaca novel ini, aku merindukannya.”—Maggie Gee, penulis The White Family, nominator Orange Prize

“Dengan mahir Faqir menjalin setiap helai benang kehidupan Salma, dan mengikuti lika-likunya yang penuh derita menuju tempat suaka, menuju pribadi dan kehidupan dewasanya.”—Publishers Weekly

“Sebuah kisah luar biasa dan teramat indah tentang tradisi represif yang masih berlaku hingga kini.”—Deborah Donovan, Booklist

“Sebuah kisah pilu yang dituturkan dengan iba dan kehalusan rasa. Setiap halaman adalah masa lalu yang mengejar ketinggalan dari masa kini saat tak ada akhir bagi tragedi.”—Farzana Hassan, penulis Islam,Women, and the Challenges of Today

*** 

Lantaran hamil di luar nikah, Salma didakwa melanggar adat Badui di desanya di Levant, sebuah kawasan luas di Timur Tengah. Demi memulihkan kehormatan Badui, dia lalu dijatuhi hukuman mati. Selama sekian tahun, Salma ditahan di penjara dan terpisah dari bayinya. Hingga suatu saat, sebuah kesempatan memuluskan usahanya kabur hingga ke Inggris.

Di negeri Ratu Elizabeth itu, Salma berusaha bertahan hidup sebagai imigran. Meski akhirnya ia hidup tenang bersama seorang lelaki Inggris yang jadi pelabuhan cintanya, tetapi jauh di lubuk kalbunya, tangisan bayi perempuannya terus menggema. Tak kuasa menahan perasaannya, Salma pun memilih kembali ke desa untuk menemui putrinya, sebuah keputusan yang akan merubah segalanya.

Perjalanan Salma hengkang dari kampungnya di Levant menuju Inggris—melewati biara di Lebanon, singgah di pusat penahanan Inggris, mukim di markas Quaker di Branscombe, mondok di asrama pencari suaka di Exeter—hingga kembali lagi ke desanya sarat dengan ketakutan dan keterasingan, juga kelucuan. Pengembaraan itu dilukiskan Fadia Faqir bagai kehidupan orang buangan yang tak menentu dan penuh ketersiksaan. Menariknya, Faqir juga merekam perjumpaan lintas kultural yang memantul dari pengalaman Salma di pengasingan.

***

Fadia Faqir adalah seorang cendekiawan independen dan pembela HAM, terutama hak kaum perempuan di dunia Arab. Ia termasuk Dewan Pengurus Al-Raida, jurnal perempuan terbitan Lebanese American University, Beirut. Pada 1990, penulis Jordania yang mukim di Inggris ini menyabet gelar doktor di bidang Penulisan Kreatif dan Kritis dari UniversityEast Anglia, Inggris. Karyanya, Pillars of Salt edisi Danish (Bahasa Skandinavia), menempati posisi runner up pada ALOA Literary Award 2001.  

   

 

 
   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: