MENEROPONG DIRI

Pernah dalam satu masa dalam hidup, saya protes kenapa tidak seperti orang lain yang beruntung dapat ini, ikut itu, kesana kemari, dll. Mereka bisa mendapat pendidikan terbaik hingga mendapat pekerjaan bergengsi, memiliki rumah dalam usia pernikahan yg baru seumur jagung, bisa jalan-jalan kemana saja mereka suka, dan banyak lagi bentuk iri yang hinggap di hati saya. “Salahku apa, kenapa aku beda sama perempuan lain, padahal…